....

....

....

Tampilkan postingan dengan label Business. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Business. Tampilkan semua postingan

Senin

Kesalahan yang Harus Dihindari Dalam Mengirim E-mail Bisnis

 

Sejalan dengan perjalanan waktu dan kembangannya teknologi,  surat-menyurat bisnis lewat internet sudah jadi hal yang umum. Namun di balik itu, tetap ada etika tidak tertulis terkait kepantasan surat menyurat tersebut.
Berikut 10 kesalahan yang harus Anda hindari saat menulis surat bisnis lewat e-mail:
1. Huruf Besar Semua
Pernahkah Anda menerima surat dengan tulisan huruf besar semua? Meski isi surat biasa saja, tapi kesan yang ditimbulkan oleh penggunaan huruf besar ini sangat khas. Seakan-akan Anda, si pengirim, ‘berteriak’ pada si penerima. Penggunaan ini sangat dianjurkan tidak dilakukan.
2. Huruf yang ‘Lucu’
Penggunaan surat bisnis selayaknya formil. Ada beberapa font atau huruf yang justru sebaliknya. Menimbulkan kesan santai atau kekanak-kanakkan. Penggunaan huruf seperti Comic Sans seharusnya dihindari. Surat bisnis formil mengacu pada huruf Times New Roman, Helvetica atau sejenisnya.
3. Salah Ketik Nama
Ini sangat fatal! Salah ketik nama akan membuat si penerima surat merasa ‘terhina’. Kalau Anda kesulitan mengetik atau kerap salah, lebih baik langsung copy paste nama yang bersangkutan.
4. Menggunakan Emoticons
Tanpa kita sadari, dengan perkembangan chatting, Emoticons di Messenger sudah menjadi hal yang ‘biasa’. Namun menggunakan Emoticons jangan dilakukan di surat resmi. Bayangkan bila ada tanda ‘smiley’ di surat bisnis yang Anda kirim atau Anda terima. Rasanya sih aneh.
5. Bahasa Informal
Surat bisnis juga haram menggunakan bahasa informal. Apalagi bahasa slang yang sekarang lazim dikirim via SMS atau chatting. Anda tidak akan nyaman saat menerima surat seperti ini bukan,
“Halluww! Apa kabar? Si Anu kemaren cerita ke gue, katanya elo punya produk yang khueren abieezz yak? Bisa dungs dishare ke kita-kita di sini. Ditungguh ya sharenya, muaachh.”
6) Bertele-tele
Membuat surat elektronik bisnis jangan bertele-tele. Langsung pada inti masalah. Umumnya, inti kalimat bisa dijelaskan dalam tiga kalimat. Sebuah penelitian di Jerman menemukan, surat bisnis lewat email intinya relatif sama dengan tiga kali mengirim SMS.
7. Subjek Surat Langsung Tegas
Subjek email bisnis harus langsung menggambarkan isi surat. Bukan lagi kalimat percakapan normal seperti ‘Hai’.
8. Merongrong
Biasanya orang tak sabar menanti jawaban atas e-mail mereka. Dalam etika bisnis, mengirim email menanyakan perkembangan sebaiknya dilakukan dalam hitungan puluhan jam. Misalnya, setelah 24 jam, Anda bisa menanyakan bagaimana perkembangan email yang Anda kirim. Jangan langsung baru tiga jam Anda sudah memborbardir menanyakan perkembangan, kecuali memang hal yang mendesak, atau Anda bisa menelepon yang bersangkutan, tidak harus menunggunya.
9. Clip art
Memasang Clip Art dalam surat bisnis resmi sudah pasti dilarang. Tanpa pengecualian.
10. Berkorespondensi via Jejaring Sosial
Etika bisnis mengatur jangan pernah menghubungi kontak Anda via laman jejaring sosial. Gunakanlah saluran yang resmi, yaitu Email. Facebook, Twitter, diciptakan untuk kepentingan pribadi, meski belakangan merambah ke dunia bisnis.
Mengirim surat bisnis via Facebook terkesan meremehkan kontak Anda. Kecuali dalam situasi tertentu, Anda bisa mengirim pesan ke dalam kotak surat di Facebook atau Twitter bersangkutan. Inipun hanya sementara, setelah mendapat tanggapan, Anda sebaiknya mengirim surat dengan email lagi.
Ditulis oleh Stevy Maradona (CNN)
Sumber: Republika.co.id
https://goo.gl/Z6HRhM

Selasa

Memulai Investasi Bagi si Pemula

 

Salah satu cara ampuh menjadi kaya adalah dengan berinvestasi. Semakin cepat kamu memulai investasi, semakin cepat pula kekayaan datang menghampirimu.
Namun, melakukan investasi ternyata tidak segampang membalikkan telapak tangan. Jika salah, bukan kekayaan yang datang melainkan rugi karena seluruh investasimu tidak menghasilkan keuntungan. Berikut ini sejumlah tips investasi bagi pemula yang dapat diterapkan pada sejumlah instrumen investasi pilihan kamu:

1. Tentukan tujuan investasimu

Hal pertama yang harus dilakukan bagi investor pemula adalah menentukan tujuan investasi. Jika tidak memiliki tujuan, niscaya perencanaan kamu akan kacau. Buatlah sebuah tujuan misalnya kamu ingin melanjutkan pendidikan, membeli rumah, kendaraan atau berlibur. 

2. Jangan tunda investasi

Mulailah sedini mungkin. Semakin cepat kamu berinvestasi, semakin banyak hasil yang akan kamu petik nantinya. Tidak ada istilah terlambat berinvestasi karena sudah terlalu tua. 

3. Pasang target

Kamu harus merancang target kapan dan berapa nilai investasi yang kamu butuhkan untuk mencapai tujuan investasimu. Contohnya, membeli kendaraan baru tahun depan atau mempunyai rumah kedua lima tahun yang akan datang.

4. Tentukan profilmu sebagai investor

Ketahui terlebih dulu, tipe investor seperti apakah kamu ini. Ini penting agar kamu bisa memilih instrumen investasi apa yang tepat untukmu. Misalnya seorang yang berani mengambil risiko cocok untuk investasi saham yang memiliki risiko tinggi atau seorang yang konservatif lebih cocok untuk investasi yang tergolong aman seperti deposito atau reksadana.

5. Investasikan dana secara konsisten

Konsistensi adalah kunci keberhasilan yang berlaku bagi semua hal, tak terkecuali investasi. Alokasikan dana untuk investasi secara konsisten dari penghasilanmu. Idealnya, potong dari awal sebanyak 30 persen dari total penghasilan yang kamu peroleh untuk diinvestasikan.

6. Jangan malas belajar

Risiko investasi akan semakin kecil apabila kamu memahami aturan mainnya. Jangan malas belajar dan bertanya. Cari tahu berbagai alternatif investasi dan pelajari tingkat risiko dan imbal hasilnya secara historis. 

7. Jangan berinvestasi di satu instrumen

Jangan letakkan semua telur dalam satu keranjang. Semakin banyak instrumen investasi yang kamu miliki, semakin kecil pula risiko yang kamu punya.

8. Konsultasikan dengan perencana keuangan profesional

Fungsi perencana keuangan adalah membantu para pengguna jasanya untuk merumuskan perencanaan keuangan, membuat strategi yang rinci yang cocok dengan profil dan situasi khusus yang dihadapi si pengguna jasa. Kamu bisa memanfaatkan jasa para perencana keuangan profesional agar investasimu bisa semakin berkembang
https://goo.gl/y4uuFm

Jumat

Mimpi Punya Kafe Sukses

 

Kafe sekarang sudah menjamur di berbagai kota di Indonesia, tak hanya terbatas di kota-kota besar macam Jakarta dan Surabaya saja. Ibaratnya nih, pertumbuhan kedai kopi sudah mengalahkan pertumbuhan jamur di musim hujan. Setiap kafe juga terlihat sudah memiliki customer masing-masing. Karena itulah, bisnis kafe ini begitu diminati. Kebanyakan menganggap, lahan bisnis ini cukup menjanjikan jika kamu tahu bagaimana cara mengembangkannya.

Bisnis kafe juga dinilai seksi dan bergengsi. Masalahnya, membuka kedai kopi tidaklah semudah menyeduh kopi ke dalam cangkir. Susah cyin! Kelihatannya aja mudah, keren, padahal coffee shop merupakan sebuah bisnis yang memiliki banyak aspek yang harus diperhatikan. Jadi, camkan ya, kafe itu bisa sukses bukan berdasarkan modal belaka. Sebelum kamu membuka gerai kopi, ada baiknya membaca artikel ini yang hampir pasti akan membantu bisnis kafemu tidak terjerembab ke lubang kegagalan. Seenggaknya, kamu jadi tahulah apa-apa saja yang harus dipertimbangkan :
  • Mau bikin kedai kopi tapi sama sekali belum pernah bikin kopi sendiri? Janganlah, paling nggak kamu harus punya pengetahuan dasar tentang barang jualanmu
Kalau kamu nggak suka kopi tapi mau bikin kedai kopi. Tapi coba bandingin deh sama kedai kopi yang dibikin sama orang yang bener-bener candu sama kopi, lebih kuat mana? Ya nggak kudu jadi maniak sama kopi dulu emang, enggak. Tapi seenggaknya kamu tahulah mana kopi enak dan mana enggak. Selain itu, masa iya baru buka kedai kamu langsung punya barista buat bikinin kopi customer? Ya kalau modalmu gede nggak papa, kalau cekak? Yakin bisa gaji mereka?

Disinilah kemampuanmu menyeduh kopi dengan benar diperlukan. Kamu bisa mengandalkan dirimu sendiri, sembari mengusahakan agar kedai kopimu tumbuh dan berkembang. Baru kalau customer sudah banyak, laba sudah lumayan stabil, kamu rekrut barista, dan bisa bayar mereka. Sambil menata aspek-aspek lain di dalamnya, kamu bisa berkreasi dengan kopi-kopi yang biasa kamu seduh sehari-hari kok. Pelan-pelan, belajar ngopi dulu tiap malam.
  • Sebelum terjun bersaing, kamu harus tahu kompetisi. Kumpulkan data berharga dengan rajin mengunjungi kafe-kafe paling nge-hits di kotamu
Rajin-rajin deh jalan ke kafe-kafe yang lagi nge-trend gitu. Semacam survei gitulah. Kenali rasa dan harga, juga karakter dari customer di masing-masing coffee shop itu. Kamu mimpi buat punya kedai yang ramai dikunjungi orang nggak hanya di akhir pekan, punya rasa enak dan harga relatif murah. Mimpi? Ya boleh-boleh aja.

Kamu boleh ingin menetapkan harga yang murah pada semuanya. Tapi ingat, kamu juga perlu bahan yang mahal untuk menghadirkan sajian yang mampu memberi kepuasan penuh kepada pelangganmu. Kreativitas mengolah tampilan dan juga cita rasa di dalamnya akan membantumu menghemat cost secara signifikan nantinya. Dari hasil surveimu nanti, harapannya kamu akan tau kopi mana yang paling diminati pelanggan, dan apa sih sejatinya yang belum ada alias belum pernah ditawarkan oleh mereka. Nanti, itulah yang bisa kamu tawarkan dan banggakan…
  • Nggak melulu masalah kopi, langgengnya kafemu akan sangat ditentukan oleh kualitas pelayananmu. Pastikan customer merasa disambut tiap kali datang ke kafemu kelak
Lewat poin kedua tadi, selain mengenali adanya rasa dan harga, kamu juga jadi tahu kenapa mereka balik lagi ke kedai kopi-kedai kopi itu. Biasanya, dan kebanyakan, mereka nggak cuma menemukan rasa kopi yang nikmat dan pas di lidah, tapi juga menemukan kenyamanan saat menikmati seduhan kopi tersebut.

Pelajarilah layanan seperti apakah yang benar-benar dibutuhkan pelanggan. Lihat coffee shop dari sisi pelanggan. Hal-hal kecil seperti kontak mata, mengingat nama, selera, atau memulai obrolan kecil kadang dapat menjadi pembeda antara layanan kafemu dengan yang lain. Jangan pernah lupa bahwa pelanggan adalah pelanggan. Pelanggan bisa cukup menyulitkan di awal. Tetapi pada akhirnya, pelanggan adalah pelanggan dan mereka akan menentukan hidup matinya bisnis kopimu ini.
  • Buka bisnis apapun itu harus total, jadi siapkan diri untuk terjun sepenuhnya ke dunia perkopian
Percaya atau tidak, sebaiknya dan seharusnya, seorang pemilik coffee shop dalah orang yang tak hanya menanamkan modal. Karena uang tidak bisa membeli keahlian dan cinta terhadap kopi. Sebagai pemilik kedai kopi, kamu juga harus bertransformasi menjadi manusia kopi . Tolong jangan bayangkan lalu kamu berubah menjadi warna hitam seperti kopi, dan setiap berjalan mengeluarkan aroma kopi.

Dengan kata lain, kamu harus terjun langsung ke dunia kopi sampai ke dasar paling dalam. Kamu harus mempelajari tentang seluk beluk kopi, tanpa kecuali. Lebih dari apa yang tersebut dipoin pertama lho ya. Nggak cuma menyeduh kopi sehari sekali, tapi kamu kudu tau apa bedanya kopi robusta dan arabika misalnya.

Kamu mungkin bisa saja mempekerjakan barista paling hebat dan handal di negeri ini, tapi barista itu tetaplah orang yang bekerja untuk uang, bagaimanapun idealisnya dia. Ini kedai kopimu, maka kamu adalah barista paling ahli di antara barista yang ada di kedai kopimu. Pahami kopi, bangun kedai kopi dan jadilah manusia kopi setidaknya untuk kedai kopimu sendiri.
  • Pikirkan kesinambungan lokasi, desain, dan target customer yang kamu tuju. Jangan sampai habiskan modal untuk konsep yang tidak pas
Buatlah konsep kedai kopimu dulu secara matang. Jangan pernah asal jalan atau asal jadi , karena persaingan di jaman sekarang sangatlah ketat, dalam bidang apapun. Baru setelah ide dan konsepmu matang, sesuaikan dengan lokasi dan konsep desain interiornya. Jangan sampai orang menilainya ‘tidak nyambung’, misalnya desain coffee shop ala Sb*cks namun hidangannya kopi tubruk dan vietnam drip. Sebaliknya, desain sederhana dan tradisional, tapi dalemnya mesin espresso yang mentereng.

Konsep ini juga mencakup bagaimana cita rasa dari setiap menu dan apa saja pola atau seni yang akan kamu tambahkan pada secangkir kopi. Sebab, sudah jamak ditemui banyak barista yang mencampurkan seni di dalam secangkir kopi. Dengan adanya seni itu tadi, bagi mereka yang bukan penikmat kopi, mereka secara tidak sengaja sudah terhipnotis dengan tampilan dari kopi tersebut dan akhirnya ikut-ikutan order.
  • Karena kesan pertama adalah yang paling berkesan, promosi di awal tidak boleh sekedarnya
Promosi itu merupakan senjata utama saat awal dirimu membuka usaha ini. Buatlah promo semenarik dan seunik mungkin, hingga banyak mengundang penasaran dan berakhir dengan sebuah kunjungan. Dan, jangan pernah membuat promo yang menarik setelah beberapa lama tidak laku, JANGAN!

Marketing untuk mempromosikan produk yang ada dalam kafemu sangatlah penting, jadi juga jangan heran kalau di awal kamu harus mengeluarkan uang lebih untuk memperbanyak jaringan dan konsumen melalui iklan dan promosi. Manfaatkan sosial media misalnya, bisa juga melalui koran, majalah, stiker, brosur, radio, dan terserah melalui media apa. Jangan lupa pula untuk membuat beragam akun di media sosial, seperti fans page facebooktwitterwhatsappinstagram dan website guna para konsumen lebih dekat lagi dengan produk-produk di coffee shop mu.
  • Kamu juga perlu menyiapkan sistem untuk menjaga kualitas rasa dan pelayanan. Konsistensi adalah kunci utama untuk sukses dalam waktu yang lama

Sediakan pilihan menu lainnya, kali si cowok emang suka kopi, tapi cewenya engga. Pikirkan menu-menu tambahan lain seperti teh, jus, dan aneka camilan yang bisa mereka lahap sembari ngobrol atau diskusi bareng kawan-kawannya.
Dan percayalah, semua hal yang sudah dipaparkan di atas tidak akan ada gunanya jika makanan dan minuman yang kamu hasilkan ternyata jauh dari kualitas yang diharapkan. Jadi, selalu jaga kualitas rasanya, pastikan makanan dan minuman yang ada di tempatmu itu terjaga kenikmatannya dan membuat pelanggan tak mudah lupa dan tentunya mau jadi pelanggan setia.

Jadi, sejatinya memulai bisnis atau usaha apapun itu gampang-gampang susah. Bukan cuma masalah bujettapi tetapkan apa sih tujuanmu sebenarnya membuka kedai kopi ini. Apa serius niat berbisinis? Atau hanya mengikuti tren maraknya kedai kopi dengan traffic yang tinggi saja? Ingatlah, kamu nggak hanya dituntut untuk menyukai kopi saja, melainkan juga menyukai bisnis kopi. Karena bisnis ini bersifat long term, maka motivasi diri kamu harus kuat. Jangan hanya jadi pebisnis latah saja ya.. Wish you luck!
https://goo.gl/ZdhXUA

Rabu

Usia Kepala 3 ? Mestinya Sudah Memiliki 8 Hal Ini

 

Sudah menginjak usia kepala 3? Itu berarti sudah saatnya bagi kamu ‘say goodbye’ untuk pemborosan yang gak jelas.  
Gak ada lagi mengiyakan semua ajakan untuk party dan nongkrong. Bukan berarti kamu gak boleh menyenangkan diri sendiri. Semua orang emang butuh piknik sih. Tapi, sekarang sudah harus lebih selektif, mana yang harus ditolak dan mana yang di-iyakan.
Emangnya mau hidup bebas terus tanpa arah? Waktu berjalan terus loh!
Emang sih sebenarnya saat kamu usia kepala 2 pun harus sudah mulai tuh membangun kebiasaan-kebiasaan baik terutama dalam hal keuangan. Tapi yah, gak pernah ada kata terlambat.
Apa saja sih 8 hal yang mestinya sudah kita miliki saat menginjak usia kepala 3?

1. Sudah Mandiri Finansial

Saat usia 30-an, idealnya kamu sudah mapan dalam pekerjaan yang kamu geluti sekarang. Bukan cuma jadi pekerja kantor dengan level manajer loh ya, tapi termasuk juga menjadi pelaku wirausaha yang sukses.
Mandiri finansial artinya kamu sudah gak bergantung lagi sama orang lain, misalnya sama orangtua. Syukur-syukur kalau kamu malah sudah bisa balas budi ke orangtua.
Nah, apalagi jika kamu sudah memiliki keluarga. Selain dari penghasilan tetap, gak ada salahnya menambah sumber penghasilan. Tuntutan kehidupan bakal sangat menuntut perekonomian yang mapan ke depannya. Kamu gak bisa bersantai-santai lagi dalam hal memenuhi pundi-pundi mu di usia 30-an.

2. Punya Kebiasaan Mengelola Uang yang Baik

Punya penghasilan besar akan jadi sia-sia jika gak disertai dengan kemampuan mengelola dengan baik. Cara atau gaya menggunakan uang yang kita punya sangat penting di usia kepala 3.
Kita sudah harus bisa mengalokasikan penghasilan setiap bulan dengan tepat. Misalnya saja, 40% untuk makan serta kebutuhan sehari-hari, 20% buat membayar tagihan atau cicilan, 10% untuk tabungan, 10% untuk hiburan atau liburan, dan seterusnya.
Kalau sudah ada alokasi yang jelas, alur keuangan kita jadi semakin jelas. Kita juga jadi punya target. Penghasilan segini, ya pengeluaran harus dicukup-cukupin.
Kalau udah gitu, gak ada lagi komplain duit gak cukup. Atau, ngerengek-rengek gaji habis sebelum akhir bulan.

3. Memiliki Tabungan dan Dana Darurat

Di usia 30-an sudah gak boleh deh tuh yang namanya tepok jidat atau elus dada karena sama sekali gak punya yang namanya tabungan atau dana darurat. Jangan sampai perjuangan bekerja sejak usia 20-an jadi sia-sia belaka. Cuma dapet capek dan stres doang.
Ingat ya guys, menabung itu prinsipnya adalah menyisihkan di awal, tapi yang sering kejadian malah mengais-ais sisa gaji di akhir bulan buat ditabung. Wah bisa kacau. Berarti kalau gak ada sisa, ya gak nabung dong.
Mengetahui besaran yang harus kita tabung setiap bulannya itu penting. Tapi yang terpenting adalah niat dan tujuan kita menabung. Percuma dong alokasi tabungan besar, tapi ujung-ujungnya ludes di tengah jalan karena gak punya tujuan.

4. Gak Punya Banyak Utang

Ada ungkapan bahwa utang itu bikin semangat cari uang ya. Gak salah-salah amat sih, tapi jangan juga jadi kebablasan dan salah pengertian. Kalau hidup dengan utang yang kelewat besar apa iya gak bikin stres?
Utang itu bukan sesuatu yang negatif, selama kamu disiplin dalam membayar. Pebisnis sukses aja banyak yang memulai usahanya dengan bantuan utang. Nah, kalau kamu punya utang tapi gak punya kesadaran untuk melunasi, apa gak jadi masalah tuh, alias utang makin membesar?
Kalau kayak gitu akhirnya penghasilan cuma numpang lewat saja karena harus habis untuk bayar utang. Sudah bukan saatnya pusing dan bingung karena setiap bulan sport jantung dengan pengeluaran untuk utang.
Ingat, masih banyak hal yang harus kamu prioritaskan di usia kepala 3. Proporsi utang yang sehat itu gak lebih dari 30% penghasilan kita.

5. Punya Properti Pribadi

Kemampuan dan penghasilan masing-masing orang memang berbeda ya, gak bisa disamakan atau dipaksa untuk sama. Tapi, di usia kepala 3 sih mestinya kamu sudah bisa membeli properti sendiri.
Bagi yang sudah sanggup bayar lunas, selamat ya! Tapi bagi yang belum punya uang sebanyak itu, balik lagi ke poin 4 di atas, utang gak ada salahnya. Kamu bisa mulai nyicil rumah tipe kecil dan sederhana saja.
Pasti tahu kan betapa tinggi harga properti, dan makin tahun selalu naik pesat. Mulai cari tahu deh gimana strategi untuk bisa mulai memiliki rumah atau apartemen idaman sebelum harganya naik lebih gak terjangkau lagi nantinya.

6. Punya Investasi

Investasi, ini nih elemen penting keuangan yang sering terlupakan karena biasanya orang hanya fokus pada tabungan. Investasi itu bermacam-macam bentuknya. Bisa reksa dana, emas atau saham. Tapi di umur 30-an, mustinya udah punya setidaknya satu jenis investasi.
Kalau kamu udah ngelakuin yang disebut di poin 5 di atas, properti juga masuk kategori investasi. Kalau emang alokasi penghasilanmu cuma cukup buat investasi properti, ya gak papa.
Alokasi buat investasi nggak perlu besar-besar banget sebenarnya, yang masuk akal aja. Menyisihkan 10% dari penghasilan bulanan buat investasi juga sudah cukup. Intinya, jangan menyia-nyiakan waktu dengan menunggu atau menunda nanti malah menyesal.

7. Memiliki Asuransi

Manusia hidup bukan tanpa musibah. Bentuknya bisa sakit, cedera, kemalingan, kebakaran, dan lain-lain. Gak ada satupun dari kita yang tahu akan hari esok. Setuju toh?
Asuransi itu fungsinya adalah meminimalisir risiko yang terjadi saat musibah datang. Bukan untuk menghindari musibah loh ya.
Musibah yang berkaitan dengan kesehatan atau jiwa, misalnya. Memang sih saat ini pemerintah sudah menyediakan fasilitas lewat BPJS. Tapi apakah cukup? Kalau memang punya dana lebih, kenapa gak nambahin proteksi diri dan orang-orang yang dicintai?
Apalagi kalau kamu adalah tulang punggung keluarga. Fungsi asuransi ini bakal sangat berguna jika suatu saat kepala keluarga mengalami musibah. Keluarga adalah pihak yang akan ngerasain dampaknya.
Ada juga musibah yang berkaitan dengan harta, misalnya kebakaran rumah. Kalau gak ada asuransi, bukan cuma hangus barang-barang, tapi bisa juga menghanguskan tabungan yang sudah dikumpulkan dengan susah payah. Lebih parah lagi, kalau sampai harus nambah utang karena terkena musibah.
Jauhkan pikiran untuk meminta belas kasihan dan pengertian orang saat terkena musibah. Itu namanya bergantung pada orang lain. Balik lagi ke poin pertama di atas, artinya kamu belum mandiri finansial! 

8. Mulai Membuat Dana Pensiun

Semua manusia pasti ingin punya usia yang panjang dan sehat terus agar bisa tetap produktif menghasilkan uang. Tapi saat menginjak usia 30-an, kamu sudah harus serius mikirin dana pensiun. Jangan terlena dengan berpikir pensiun masih sangat jauh dan lama.
Justru mustinya bermimpi untuk pensiun dini dong. Gak perlu nunggu fisik melemah karena usia makin tua. Kalau bisa lebih cepat menikmati hidup tanpa perlu bekerja lagi, kenapa enggak?
But oke, sekarang kita bicara realitas dulu. Semakin lama kamu menunda untuk memiliki dana pensiun, nilainya bakalan makin kecil. Jangan kebiasaan menunda kayak maskapai penerbangan yang suka delay ya.
Siapa sih yang gak pengin menikmati masa tua yang tenang, nyaman dan jauh dari rasa khawatir akan keuangan. Saat ini sudah banyak bank dan lembaga keuangan yang nawarin produk-produk investasi khusus untuk persiapan dana pensiun.
Waktu gak akan bisa kita putar kembali, jadi jangan sampai menyesal di kemudian hari. Lakukan apa yang bisa kita lakukan di masa sekarang, saat fisik masih sehat, kuat serta produktif.
Seluruh kehidupan kita memang sudah diatur oleh Yang Maha Kuasa ya. Tapi gunakan dong akal dan budi yang dianugerahkan Sang Pencipta kepada kita untuk merencanakan hidup yang lebih baik.
Gak hanya untuk diri sendiri, namun juga untuk keluarga, teman-teman dan sekitar. Kuncinya adalah niat, tekad dan komitmen yang kuat.
Jangan mentang-mentang usia masih awal 30-an lalu kamu berpikir ‘ah masih lama kok.’ Lakuin dari sekarang. 

https://blog.duitpintar.com/kalau-sudah-menginjak-usia-kepala-3-mestinya-sudah-memiliki-8-hal-ini/?utm_source=facebook&utm_medium=cpc&utm_campaign=what+to+have+in+your+30s+repost&utm_content=2016-11-10+4+%2810%216054450862134%21qwaya%210%29&utm_term=what+to+have+in+your+30s+repost+ID

Selasa

Baiknya Pakai Kartu Kredit atau Kartu Debit?

 

Kartu debit dan kartu kredit sama-sama berasal dari Bank. Namun, perlu dipahami bahwa terdapat perbedaan yang cukup signifikan antara kartu kredit dan kartu debit. 

Menurut Pakar Keuangan Miriam Caldwell, dalam artikel berjudul What Is the Difference Between a Credit Card and a Debit Card?, pada dasarnya kartu kredit dan kartu kredit sama-sama menawarkan kenyamanan nasabah. Namun, perbedaan mendasar antara kartu debit dan kartu kredit adalah pada bagian menarik uang. 

Kartu kredit menawarkan kenyamanan utang dengan cara kerja yang berbeda dari utang-utang lainnya. Sementara itu, kartu debit menarik uang secara langsung dari rekening Anda, ketika melakukan sebuah transaksi pembelian.

Selain tarik tunai, Anda juga dapat melakukan transfer sejumlah uang melalui kartu debit Anda. Untuk fasilitas yang satu ini, sangat penting untuk mengontrol keuangan dari rekening Anda. Disarankan untuk tidak mengambil keuangan secara berlebihan agar tetap hemat. 

Sementara itu, kartu kredit adalah kartu yang memungkinkan Anda untuk meminjam uang dalam jumlah tertentu. Saat melakukan transaksi kartu kredit maka pembayaran nasabah kepada bank akan disertai biaya bunga. 

Di masa lalu banyak orang merasa bahwa kartu kredit dibutuhkan untuk menyelesaikan transaksi tertentu seperti menyewa mobil atau membeli barang secara online. Mereka juga merasa bahwa lebih aman dan lebih mudah dengan kartu kredit daripada membawa uang tunai. 

Namun kartu debit menawarkan kenyamanan yang sama, tanpa membuat Anda harus meminjam uang untuk menyelesaikan transaksi. Dengan demikian, mungkin Anda akan sedikit kesulitan menentukan, kapan harus menggunakan kartu kredit atau kartu debit? 

Miriam menyarankan, penggunaan kartu debit lebih baik dibanding kartu kredit. Hal tersebut akan mencegah Anda terjatuh ke dalam jeratan utang terhadap bank penerbit kartu kredit. 

http://economy.okezone.com/read/2015/05/23/457/1154127/baiknya-pakai-kartu-kredit-atau-kartu-debit

Pengertian Kredit & Debit Serta Perbedaannya

 
https://www.google.co.id/search?q=debit+atau+kredit&biw=1020&bih=493&source=lnms&tbm=isch&sa=X&ved=0ahUKEwi5_Pbm8JjQAhVCRo8KHdKYC3QQ_AUICCgB#tbm=isch&q=debit+Vs+kredit&imgrc=VStjYGU624aJ9M%3A

Secara umum, Pengertian Kredit adalah kemampuan untuk melaksanakan suatu pembelian atau mengadakansuatu pinjaman dengan suatu janji, pembayaran akan dilaksanakan dalam jangka waktu yang telah ditentukan. Sedangkan Pengertian Debit Secara Umum adalah pengurang deposito di rekening bank atau catatan pos pembukuan yang menambah nilai aktiva atau mengurangi jumlah kewajiban. 

Pembahasan Kredit 

Kredit berasal dari bahasa latin yaitu dari kata credere berarti kepercayaan. Kredit merupakan kemampuan untuk membeli atau mengadakan pinjaman dengan melakukan perjanjian dalam pembayaran sesuai dengan janga waktu yang telah ditentukan.
Pengertian Kredit Menurut Para Ahli 
  • Thomas Suyatno: Menurut thomas suyatno bahwa pengertian kredit adalah penyediaan uang yang biasa disamakan dengan tagihan-tagihannya sesuai dengan persetujuan antara pinjaman dan yang meminjamkan. 
  • Henry Dunning: Pengertian kredit menurut henry dunning adalah saat dimana seseorang memberikan sebuah jasa atas perjanjian untuk melakukan pembayarannya. 
  • Mecleod Rivai dan Veithzal: Menurutnya, pengertian kredit adalah penyerahan uang, jasa atau barang dari satu pihak lain atas dasar kepercayaan dengan perjanjian yang mampu atau dapat membayar pada tanggal yang sudah disepakati
Manfaat Kredit
Manfaat kredit adalah sebagai berikut...

  • Meningkatkan daya guna dari modal 
  • Sebagai alat stabilitas ekonomi 
  • Meningkatkan daya guna suatu barang
  • Sebagai penghubung untuk meningkatkan pendapatan nasional

 

Pembahasan Debit 

Debit berasal dari bahasa latin dari kata debere. Debit merupakan uang yang harus ditagih dari orang lain atau dapat dikatakan bahwa debit adalah piutang. Arti debit adalah catatan pada pos pembukuan yang menambah nilai aktiva atau mengurangi jumlah kewajiban, dengan kata lain jumlah yang mengurangi deposito pemegang rekening pada banknya.
Contoh Debit 
Berdasarkan dari pengalaman, sewaktu menarik uang dari bank tertentu, terdapat pemberitahuan SMS seperti ini:..
<DEBIT Rp. 2.350.000,00 pada rek 1 TB xxx 348 tgl 20/9/2015, jam 10:33:44- jika transaksi...dst*
Perbedaan Kredit dan Debit
  • Kredit adalah untuk mencatat penambahan nominal keuangan, sedangkan debit adalah untuk mencatat pengurangan nominal keuangan. 
  • Debit diartikan dengan menabung di bank. Sedangkan kredit untuk mengeluarkan uang dibank atau dapat juga meminjam di Bank 
  • Debit merupakan pembukuan mengenai pengurangan deposito. 

http://www.artikelsiana.com/2015/07/pengertian-kredit-debit-perbedaan-kredit-debit.html

Rabu

Beda Cara Pikir Orang Kaya Vs Orang Miskin

 
Bill Gates pernah berujar, “Jika kamu terlahir miskin, itu bukan salahmu. Tapi jika kamu mati miskin, itu adalah kesalahanmu.”
Terlahir di keluarga biasa bukanlah penghalang bagimu menjadi kaya. Beberapa miliarder membuktikan, menjadi kaya perlu kerja keras, bukan hanya warisan semata. Kamu bisa melihatnya dari kisah hidup Jack Ma, founder Alibaba dan Larry Ellison, founder Oracle.

Selain usaha, kamu perlu memiliki pola pikir seorang miliarder. Pola pikir ini berpengaruh pada cara belanja, menghasilkan uang, serta menjalani hobi. Percuma memiliki harta dan kekayaan berlimpah jika pola pikirmu masih seperti orang susah. Apa saja cara pikir yang perlu kamu punya supaya kaya hingga tua? Baca selengkapnya dalam infografis ini:

https://www.cekaja.com/info/beda-cara-pikir-orang-kaya-vs-orang-miskin/?utm_source=facebook&utm_medium=social&utm_campaign=blog20161030

Minggu

Gaya Berjualan Online Yang Terkesan Murahan dan Wajib Di Hindari

 

Membangun bisnis dengan berjualan online merupakan kegiatan yang sangat menyenangkan karena Anda tidak perlu berlelah-lelah berangkat kerja dan membuka toko atau berkeliling sambil membawa barang dagangan untuk ditawarkan ke calon pembeli. Cukup bekerja dengan perangkat komputer maupun perangkat Smartphone plus dukungan jaringan internet Anda bisa menawarkan barang via online dengan lebih mudah.

Dengan mengandalkan foto produk, video, ataupun teks sebagai deskripsi produk yang ‘diracik’ dengan skill #internet marketing, ratusan bahkan ribuan produk pun terjual via internet dengan tempo singkat. Makanya Anda tidak perlu heran jika ada seseorang kerjanya di rumah saja namun ia bisa memiliki uang banyak, ini berkat aktivitas perdagangan online.

Namun yang kemudian menjadi masalah adalah, jumlah pedagang online yang semakin banyak membuat persaingan semakin ketat. Ini membuat beberapa seller online akhirnya menjadi sembarangan dalam memasarkan produknya. Tindakan si pebisnis online tersebut malah sudah masuk kategori mengganggu orang lain dan sekaligus membuat toko online-nya berkesan murahan. Seperti memburu-buru, mengemis untuk dibeli dagangannya.

Pastikan Anda tidak melakukan hal-hal memalukan seperti itu karena seller yang baik adalah seller yang mampu menjaga sikap saat ia berjualan bahkan meskipun tidak face to face. Berikut ini adalah 5 gaya berjualan online yang terkesan murahan dan sebaiknya tidak Anda lakukan:

1. Berjualan via Komentar Instagram

Instagram menjadi salah satu #media sosial berbasis gambar yang sedang ‘booming’ saat ini. Tak pelak semakin banyak penggunanya dan semakin banyak juga para pedagang-pedagang online yang mendaftar. Uniknya di Indonesia para pedagang online yang berjualan via Instagram banyak yang ‘ngawur’.

Bagaimana tidak ketika seorang artis terkenal memposting foto di Instagram, muncul banyak seller yang menawarkan barang dagangannya melalui fitur komentar. Benar-benar tidak nyambung dan berkesan mengganggu. Jika Anda memang sering melakukan trik ini, apakah cara pemasaran semacam ini efektif? Atau malah sebaliknya, memperburuk citra bisnis Anda?

2. Posting Komentar Berisi Promosi di Forum-Forum

Pada forum-forum populer yang memiliki banyak member, sering muncul postingan yang berisi promosi bisnis atau lapak dagangan padahal tidak nyambung dengan isi thread. Bila Anda pernah melakukan hal ini, tentunya tindakan tersebut cukup memalukan dan malah menjatuhkan nama baik toko online Anda.

Perbuatan semacam ini sering kali mendapat tindakan tegas dari pihak administrator forum online, bisa dihapus postingannya atau bahkan akun milik seller tersebut di banned. Biasanya di forum online memiliki kategori khusus untuk berjualan atau promosi bisnis, jadi jangan sembarangan memposting dagangan Anda di dalam forum, apalagi melalui komentar di thread orang lain.

3. Membuat Terlalu Banyak Postingan atau Thread Sama

Demi mendapatkan konsumen banyak seller online yang akhirnya mencoba cara yang sebenarnya kurang tertib yakni memperbanyak postingan maupun thread baik lewat forum online, maupun sosial media. Khususnya pada forum jual beli jika Anda memposting beberapa lapakan dengan judul sama atau produk sama berarti Anda tidak menghormati seller lain yang juga ingin memanfaatkan fasilitas forum.

Dianggapnya semakin banyak thread yang dibuat akan semakin berpeluang besar mendapatkan konsumen. Ingat bahwa konsumen online lebih suka stalking lebih dahulu, mengecek harga dan kualitas produk dari beberapa seller untuk membandingkan mana yang lebih bagus. Jika yang muncul hanya thread milik Anda maka si konsumen tersebut bisa saja merasa jengkel dan close.

4. Promosi Membuat Penuh Beranda Facebook

Pernahkah Anda menemui seller online yang begitu beringas, beringas dalam memposting status berisi promosi maupun mengunggah gambar di Facebook. Hampir beberapa menit sekali selalu muncul, membuat postingan orang lain tenggelam karena terlalu banyak postinga seller tersebut. Mungkin sebaiknya Anda menghapus pertemanan karena malah mengganggu privasi. Cara berjualan yang justru berkesan murahan dan tidak efektif sebenarnya.

5. Hastag Yang Tidak Sesuai Dengan Spesifikasi Produk

Ketika saya sedang mencari kata kunci dengan hastag #raisa di Instagram, entah mengapa yang muncul ternyata banyak sekali hasil pencarian yang tidak ada hubungannya dengan Raisa. Saya melihat banyak sekali produk dagangan yang sebenarnya tidak sedang dicari dan membuat saya tidak nyaman.

Sebenarnya tidak ada larangan menggunakan hastag semacam itu, namun pikirkanlah apakah cara tersebut efektif atau malah terkesan murahan? Trik pemasaran online semacam ini sering dimanfaatkan pada media sosial yang memiliki fitur pencarian melalui kata kunci dengan hastag, misalnya Instagram dan Twitter. Menurut saya ini sudah termasuk SPAM.

FOKUS KEPADA CORE COMPETENCY

 


Dalam sebuah pertemuan Internasional di Kanada, walikota Bandung, Kang Emil mempromosikan potensi RI Ke dunia. Promosi yang dilakukan dalam Forum Globe 2016 di Vancouver, Kanada, tepatnya pada tanggal 3 Maret 2016. Dalam kesempatan tersebut, Ridwan Kamil menyampaikan potensi ASEAN, khususnya Indonesia sebagai pasar potensial yang patut diperhtiungkan oleh investor dan pengembangan teknologi ramah lingkungan.

Tentu bukan yang pertama kali Kang Emil mempromosikan Kota Bandung khususnya kepada berbagai pihak di luar negeri karena itu berhubungan dengan bagaimana mengkomunikasikan bandung ke luar negeri. Hasilnya? Jelas bagaimana bisa mengkomunikasikan core competency Kota Bandung dalam konteks sebagai kota Smart City dan happy City yang memang digagas dan dikembangkan oleh kang Emil sebagai walikota.

Sebabagi seorang entrepreneur, tentu apa yang dilakukan oleh Kang Emil adalah sebuah pelajaran yang sangat berharga karena berhubungan dengan bagaimana seharusnya seorang entrepeneur bertindak untuk bisnisnya masing-masing. akan tetapi, tidak boleh asal saja karena apapun yang dikomunikasikan kepada public, akan dinilai oleh public itu sendiri sehingga akan diketahui apakah yang disampaikan itu sama atau tidak.

Dalam konteks strategic management yang memang harus dijalankan oleh setiap entrepreneur, mereka harus benar-benar fokus pada bagaimana menciptakan core competency dalam setiap bisnisnya. Setiap entrepreneur diharapkan bisa mencapai kompetensi inti atas bisnis yang dijalankan dalam konteks bagaimana bisnis yang dijalankan tersebut diketahui, dipahami, bisa menjalankan sampai terlihat pada sikap yang mereka tampilkan selama menjalankan bisnis.

Waktunya entrepreneur fokus mencapai core competency. Sebagai contoh, bisnis kuliner, maka entrepreneur harus benar-benar bisa mendesain menu, memasak sampai dengan menyajikan makanan serta melayani konsumen. Itu membutuhkan waktu kurang lebih tiga sampai lima tahun. Demikian juga dengan bisnis fashion dan lain-lain.

Hal ini terlihat pada bagaimana kang Emil fokus dalam mengembangkan kota Bandung. Beliau memahami konsep, mengelola sumber daya serta menjalankan dan mengembangkan konsep pembangunan di Kota Bandung. Ini penting bagi setiap entrepreneur dalam berbisnis untuk mencapai core competency. Harus dilakukan oleh setiap entrepreneur.

Selanjutnya adalah bagaimana entrepeneur menjadi spoke person bagi bisnisnya dimana dia harus bisa mengkomunikasikan core competency tersebut kepada stakeholders dengan tujuan bagaimana banyak orang bisa mengenal core competency teresbut. Apalagi bisa mencapai pasar luar negeri sehingga kelasnya menjadi naik. Inilah yang perlu dilakukan oleh setiap entrepreneur dalam menjalankan bisnis dengan membangun core competency bisnis masing-masing dan mengkomunikasikan kepada stakeholders. Bagaimana dengan anda? hmmmmm

Kecepatan Berpikir Strategi

 


Satu hal  yang paling penting bagi para entrepreneur saat ini adalah bagaimana bisa melihat perubahan lingkungan bisnis yang sangat cepat, tidak bisa dikontrol sampai dengan turbulensi. Tidak bisa dipungkiri bahwa keterlambatan dalam berfikir akan berdampak kepada bagaimana entrepreneur itu ketinggal dalam bisnis dan juga tidak bisa mencapai sustainable competitive advantage atau keunggulan bersaing yang berkelanjutan.


Pahami salah satu tujuan bisnis itu adalah jangka panjang serta tumbuh dan berkembang


Entrepreneur harus benar-benar melihat bisnis berbasis kepada tujuan yaitu bagaimana memberikan profit, people, planet, sustainability serta tumbuh dan berkembang dari skala mikro, kecil, menengah dan besar.


Pahami bisnis itu berada dalam lingkungan bisnis yang selalu berubah


Entrepreneur harus fokus memahami bahwa bisnis itu berada dalam lingkungan bisnis yang selalu berubah, tidak pasti, tidak bisa dikontrol dan mengalami turbulensi sehingga berdampak kepada bisnis para entrepreneur berupa peluang dan ancaman.


Setiap entrepreneur harus berfikir strategic


Entrepreneur dituntut untuk terus berfikir strategic untuk menghasilkan superior value bagi bisnis mereka. Ini ditandai dengan menganalisis lingkungan bisnis, merumuskan strategi, menjalankan strategi sampai dengan melakukan evaluasi dan kontrol.


Kecepatan berfikir akan mampu membuat keputusan bisnis


Entreprenru harus berfikir cepat dalam menganalisi lingkungan bisnis serta membuat keputusan bisnis yang cepat dengan tetap mengacu kepada tujuan bisnis yang paling dekat yaitu TP = TR – TC, total profit yang dihasilkan dari peningkatan total revenue dan mengurangi total cost.


Mengevaluasi


Evaluasi dalam kerangka berfikit strategik yang cepat adalah membandingkan antara tujuan dengan capaian dari setiap strategi dan program yang sudah dijalankan oleh para entrepreneur dalam berbisnis.


Melakukan perbaikan


Entrepreneur harus melakukan perbaikan atas hasil evaluasi yang sudah dilakukan dalam berfikit strategik yang cepat. Continues improvement menjadi kunci sukses para entrepreneur dalam berfikir strategik untuk terus fokus dalam mencapai tujuan bisnis. 


Menganalisis kembali sebagai masukan dalam konteks berfikir strategic


Entrepreneur harus berfikir dengan siklus dimana temuan dari evaluasi akan menjadi masukan atau input untuk berfikir strategic karena ini akan memberikan masukan kepada proses manajemen strategik  yang ada di perusahaan.


Inilah beberapa Strategic Management yang pastinya harus dijalankan entrepreneur dalam kerangka membangun manajemen sistem perusahaan yang unggul untuk mencapai sustainable competitive advantage. Let’s make a management system for our company

3 Ide Bisnis Yang Tidak Akan Ada Matinya

 

Ada berbagai model bisnis yang ada di sekitar kita. Mulai dari fashion, kuliner dan lain sebagainya yang notabenenya bisnis itu bisa menghasilkan keuntungan yang berlimpah namun harus dengan kerja keras. Namun yang menjadi aneh adalah masih ada banyak orang yang bingung ketika ingin terjun ke dunia usaha.

Hal yang dibingungkan adalah usaha/bisnis apa yang akan mereka ambil. Beberapa informasi tentang 3 ide bisnis yang mempunyai potensi pengembangan yang masih cerah untuk jangka waktu lama.

1. Menjadi Reseller Produk Fashion

Saat ini banyak sekali akun #media sosial yang terjun ke dunia bisnis online di bidang fashion. Maka dari itu, tentu saja tidak ada salahnya jika Anda mulai ikut memulai bisnis dengan menjadi seorang reseller di bidang fashion. Caranya pun terbilang sangat mudah, Anda hanya perlu mengunggah foto-foto produk yang dijual di berbagai media sosial ataupun membuat grup khusus di akun BBM Anda dan yang paling penting adalah bisnis ini relatif tidak menggunakan modal materiil.

Sedikit demi sedikit jika Anda secara rutin mengunggah foto – foto produk yang Anda jual maka konsumen pasti akan datang sendiri karena merasa tertarik. Namun kesabaran menjadi poin penting bagi Anda yang menggeluti bidang ini, karena bukan berarti setelah Anda posting beberapa gambar produk di media sosial anda akan kebanjiran orderan. Anda harus bersabar, biasanya pada tahap ini seorang reseller menyerah karena progress yang bisa dibilang lambat.

Untuk mengatasi hal ini, anda sebagai seorang #reseller harus pandai – pandai membangun interaksi dan komunikasi dengan berbagai konsumen. Yakinkan kepada mereka bahwa produk anda adalah sebuah produk yang tepat untuk mereka. Buat mereka nyaman dengan penjelasan anda, buat mereka paham. Dengan begitu sedikit demi sedikit anda akan mendapatkan konsumen. Dan bukan tidak mungkin konsumen pertama anda kan mendatangkan konsumen baru.

2. Berbisnis Pulsa Elektrik

Siapa yang tidak butuh pulsa? hampir disetiap daerah orang – orang akan membutuhkan pulsa.  Semua orang punya handphone sebagai alat komunikasi, dan sudah tentu mereka juga membutuhkan pulsa sebagai perantara komunikasi mereka. Anda dapat berbisnis menjual pulsa elektrik, pulsa elektrik saat ini memberikan kemudahan bertransaksi dibanding harus membeli voucher lalu anda menggosoknya. Dengan pulsa elektrik pengguna handphone cukup membayar lalu pulsa dikirimkan ke ponsel mereka.

Semua pengguna handphone tentu akan membutuhkan pulsa dengan jumlah nominal pulsa tertentu yang sangat beragam agar bisa terus berkomunikasi dengan kolega mereka. Karena berkomunikasi merupakan hal yang sangat penting, dibutuhkan dan tidak akan putus sampai kapanpun maka bisnis ini sudah pasti akan selalu laku terjual.

Berjualan pulsa atau menjadi agen pulsa sekarang ini menjadi semakin mudah dan praktis. Hanya dengan mendepositkan uang dalam jumlah tertentu untuk membeli pulsa Anda sudah bisa menjadi seorang agen pulsa.

Kemudian, Anda bisa menjual pulsa tersebut ke semua anggota keluarga, teman bahkan orang asing yang membutuhkan pulsa tentu saja sesuai dengan jumlah deposit pulsa yang Anda miliki. Karena sangat dibutuhkan oleh hampir setiap orang, berjualan pulsa tentu saja akan menghasilkan untung yang lumayan dan resiko mengalami kerugian pun hampir tidak ada sama sekali.

3. Ide Bisnis Bidang Kuliner

Bisnis kuliner menjadi salah satu model bisnis favorit. Bagaimana tidak #bisnis kuliner mengalami perkembangan pesat saat ini. Hampir setiap orang butuh makanan cepat, terutama buat ibu – ibu yang malas memasak dirumah. Pasti mereka akan membeli makanan diluar. Melihat peluang ini, dapat dipastikan bisnis kuliner akan terus berkembang seiring meningkatnya kebutuhan akan makanan siap saji.

Bisnis kuliner hampir dilakukan oleh semua orang di penjuru negeri karena kuliner memang merupakan kebutuhan utama semua orang. Siapa di dunia ini yang tidak butuh makanan? Namun bisnis kuliner tidak bisa dianggap enteng. Anda tidak bisa asal menjual, anda harus memiliki produk kuliner yang memiliki cita rasa, dan kualitas yang baik dan tentunya harga yang dapat berkompromi dengan konsumen. Jika sudah begitu maka bisnis anda dapat melaj dengan lancar tanpa hambatan yang berarti.

Demikianlah  ketiga model  bisnis yang tidak akan pernah mati dan terus ramai dari seorang calon konsumen. Bagaimana Anda tertarik untuk menajalankannya. Silahkan Anda mencobanya dan jangan menyerah untuk berusaha. Karena keberhasilan Anda sendiri yang menentukan.

Pengalaman exciting mengajar Relawan PON yang Luar Biasa dan Sungguh Berbeda

 


Sungguh merupakan satu kesempatan dan pengalaman tersendiri kami bisa mengajar ditengah peserta-peserta pilihan yang sengaja disiapkan pemerintah prov Jawa Barat untuk mendukung dan mensukseskan PON ke 19 yang diselenggarakan di Tanah Legenda Jawa Barat tercinta…

Betapa tidak…mereka dari 8.000 an pelamar yang terseleksi hanya 500 orang yang begitu semangat mendapatkan kesempatan untuk mengekspektasikan dedikasi dan kinerjanya dalam pelayanan publik khususnya di bidang akomodasi dan konsumsi untuk para tamu PON terutama atlit dan official…yang secara langsung akan dilayani sebagai tamu utama dalam perhelatan olah raga nasional.

Tentu saja..perlu diberikan sentuhan pelayanan prima dengan mengedepankan attitude yang penuh keramahan, kemudahan, kejelasan dan kesan menyenangkan dari para relawan petugas Akomodasi dan Konsumsi nanti di tempat pemondokan maupun di tempat pertandingan.

Untuk itulah diperlukan kualitas SDM mitra pelayanan dalam hal ini para relawan akomsi yang berkualitas, memiliki atitude postitif, berjiwa melayani dan mampu bekerja dlama tim yang solid dan bersinergi serta saling mendukung keberhasilan PON…

Mulai hari ini mereka akan diberikan penguatan dan sentuhan motivasi  berprestasi, service excelent, Tugas dan Fungsi, SOP pelayanan dan teknis sistem TIK dalam mengakomodir semua bentuk pelayanan akomodasi dan konsumsi untuk para atlit dan official PON.

Pembelajaran yang disampaikan saat menstarter energi dan semangat mereka dengan suatu dinamika kelompok yang tentunya tidak yang biasa…Dengan treatment dan metode Building Learning Commitment (BLC) serta implementasi fun game untuk membangun esensi kebersamaan/kekompakan, menghargai sportivitas, menumbuhkan etos kerja dan sinegitas sebuah team work, terus dan terus diinternalisasikan dalam jiwa setiap relawan akomsi yang begitu luar biasa.

Tidak sederhana tentunya semua yang kita persiapkan untuk mencetak pribadi-pribadi yang menyenangkan untuk mewarnai sukses pelayanan PON ke 19 di Jawa Barat ini..Dibutuhkan pemikiran dan strategi yang kuat untuk  memantapkan kiprah kami sebagai pembelajar untuk berkontribusi positif terhadap satu sisi yang harus disentuh secara khusus..melalui proses sebuah bimbingan teknis yang mumpuni….

Bravo..untuk para Relawan /petugas AKOMSI yang selalu siap dan tangguh menjalankan tugas2 muliamu turut mensukseskan PON dan memenangkan Jabar KAHIJI menjadi sebuah tujuan besar kita…..

Semoga Allah SWT senantiasa memberikan perlindungan dan memberi Kekuatan untuk semua ikhtiar kita…Aamiiin YRA…

Ditulis Oleh :
Achmad Rosyad (Kang Achro)
#Widyaiswara KUMKM Jawa Barat
#Pemerhati Pengembangan SDM Kreatif#
Trainer Spiritual Mind Motivation Indonesia

Siapkah Kita Menghadapai Masyarakat Ekonomi Asean (MEA)

 
Mungkin hanya sedikit komponen masyarakat bangsa ini yang peduli dengan kesiapan masyarakat dan pemerintah kita menghadapi implementasi atau pemberlakukan Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) atau Asean Economic Community yang akan dilaksanakan pada akhir 2015.

Kesadaran tentang pentingnya memperhatikan kesiapan MEA 2015 adalah kewajiban utama, karena jika tidak di antisipasi dan tidak dipersiapkan, maka MEA 2015 berpotensi menciptakan instabilitas terhadap perekonomian nasional, bahkan secara step by step dapat merupakan ajang pengambilan aset-aset ekonomi penting milik negara tercinta ini.

Sekretaris Jenderal Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia, Frangky Sibarani mengatakan, industri kecil menengah (IKM) makanan dan minuman lokal tidak bisa bersaing dengan produk asing dalam Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) 2015 mendatang. Selama ini, proses produksi menjadi masalah utama, karena IKM kurang memperhatikan masalah kebersihan hingga pengemasan yang higienis. Padahal berdasarkan data Badan Pusat Statistik, terdapat lebih dari 1,2 juta pelaku IKM makanan dan minuman dengan penyerapan tenaga kerja lebih dari 4 juta orang.

Secara mayoritas, kalangan pengusaha di Indonesia menilai bahwa pemerintah kurang mendukung kepentingan pengusaha, karena masing-masing kementerian menerapkan kebijakan berbeda sehingga menyulitkan para pengusaha. Pengusaha berharap pemerintah tidak hanya mendesak pengusaha berkontribusi meningkatkan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memberi dukungan dan menciptakan iklim investasi yang kondusif.

Diakui atau tidak, kesiapan Indonesia dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) 2015 masih kurang dari segi kesiapan para pelaku usaha dan hukum, yaitu UU tentang Praktik Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat. Guna menghindari Indonesia dijadikan sebagai pasar oleh negara lain. Pemerintah harus mengamandemen UU tersebut sehingga KPPU dapat menindak tegas pelaku usaha asing yang melakukan praktik monopoli pasar saat MEA.

Beberapa praktisi ekonomi yang ditemui penulis juga menyatakan bahwa, Indonesia belum siap menghadapi MEA 2015 terkait rendahnya kesiapan sejumlah emiten akibat tingginya suku bunga dan biaya logistik, serta masalah energy cost yang relatif tidak bersaing. Disamping itu, penetrasi industri asuransi di Indonesia masih rendah sehingga harus segera dibenahi sebelum menghadapi MEA pada 2015.

Namun, pendapat agak berbeda disampaikan oleh Direktur Jendral IKM Kementerian Perindustrian, Euis Saedah menilai, sudah ada 3 sektor IKM yang unggul dan siap bersaing dalam MEA, antara lain industri pakaian jadi, kerajinan kayu dan rotan, serta kerajinan keramik. Indonesia memiliki sumber daya luar biasa, diiringi dengan kreatifitas tinggi, sehingga IKM yang unggul akan mendominasi MEA.

Memang harus diakui bahwa reformasi birokrasi di Indonesia terutama reformasi mental belum tuntas dilaksanakan, sehingga masih memungkinkan beberapa oknum nakal penyelenggara negara melakukan “abuse of power” untuk meraup keuntungan bagi dirinya sendiri sebesar-besarnya. Hal ini terindikasi dengan munculnya keluhan dari sejumlah pengusaha misalnya yang selalu menilai bahwa telah terjadi tumpang tindih kebijakan yang dikeluarkan institusi negara, sehingga membuat kondisi investasi kurang bergairah, yang berdampak kepada tidak mampu menciptakan pertumbuhan ekonomi dan membantu negara mengurangi defisit neraca perdagangan dan defisit neraca pembayaran pada tahun berjalan yang semakin akut. Melihat kondisi ini adalah wajar jika kemudian beberapa perusahaan yang bergerak di bidang asuransi misalnya jarang melakukan ekspansi, karena energy cost yang terlalu mahal.

Kerusakan Infrastruktur dan Masalah Listrik

Ada dua hal permasalahan yang mendasar menjadi penghambat laju pertumbuhan ekonomi Indonesia, termasuk kesiapan Indonesia dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) 2015, walaupun kedua hal mendasar ini juga dapat membuat beberapa pihak yang berkeinginan kuat untuk “menguasai perekonomian nasional” sedikit mengendurkan niatnya. Kedua hal tersebut adalah masalah kerusakan infrastruktur dan kekurangan pasokan listrik yang terjadi di beberapa daerah, termasuk akhir-akhir ini mulai terjadi di sentra-sentra produksi.

Masalah kerusakan infrastruktur yang sangat lamban ditangani juga telah mentrigger beberapa elemen masyarakat di beberapa daerah melakukan aksi untuk meresponsnya seperti warga Kelurahan. Tegalbunder, Kecamatan Purwakarta, Cilegon, Banten pada 1 Juni 2014 mengeluhkan kerusakan Jalan Tegalbunder dan Pabean. Akibatnya sebagian warga menanami pohon di tengah jalan yang berlubang tersebut.

Sementara itu, warga Kelurahan Sambutan mendesak Pemkot Samarinda, Kalimantan Timur segera memperbaiki Jalan Sultan Sulaiman yang mengalami kerusakan, karena membahayakan keselamatan warga yang menggunakan jalan. Sebelumnya, warga Kelurahan Pulo Brayan Bengkel, Kecamatan Medan Timur, Medan, Sumatera Utara menuntut perbaikan jalan di wilayah mereka dengan memblokir jalan dan menanam pohon pisang ditengah jalan berlobang, serta membakar ban bekas. Di Lebong, Bengkulu, Dinas PU Lebong menduga kerusakan jalan yang menghubungkan Desa Padang Bano dengan Desa Ketenong II, Kecamatan Pinang Belapis diakibatkan akitivitas pengangkutan batu bara milik salah satu perusahaan PT JR.

Di Minahasa Selatan, Sulawesi Utara, sebagian badan jalan yang menopang pondasi jembatan darurat di Desa Matani, Kecamatan Tumpaan runtuh akibat terkena air sungai. Akibatnya, kendaraan yang melebihi kapasitas 8 ton tidak diperbolehkan melewati jembatan itu karena dikhawatirkan akan mengakibatkan jembatan runtuh. Di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, jalan sepanjang obyek Wisata Sigandu, Desa Depok, Kecamatan Kandema rusak berlubang, karena dilalui oleh truk bermuatan batu bara milik PLTU Batang.

Sementara itu, terkait dengan masalah listrik, maka rencana kenaikan tarif dasar listrik (TDL) pada Juli 2014 mendapatkan respons beragam dari berbagai kalangan masyarakat dengan menilai rencana pemerintah menaikkan Tarif Dasar Listrik (TDL) untuk perusahaan non terbuka dan golongan rumah tangga per Juli 2014 sebaiknya dievaluasi, karena dapat berdampak pada pelaku industri. Di Kabupaten Semarang, banyak industri tekstil yang dapat terkena imbas dari kenaikan TDL, termasuk industri garmen yang mulai tumbuh dan memerlukan dukungan iklim investasi. Selain dapat menaikkan biaya produksi, pelaku dunia industri tekstil juga mengkhawatirkan kemungkinan semakin turunnya minat investor yang dapat menurunkan kompetensi produk tekstil di pasar ekspor.

Banyak kalangan juga menilai, pemerintah perlu mengkaji ulang rencana kenaikan TDL untuk pelanggan industri karena dapat melemahkan persaingan usaha industri. Selain itu, dampak kenaikan TDL juga dapat meningkatkan beban konsumen yang terimbas dari naiknya harga produk barang dan jasa. Berbeda dengan pendapat yang lain, Daryatmo yang juga Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) mendukung rencana pemerintah menaikkan TDL sepanjang diiringi dengan peningkatan pelayanan oleh PT. PLN (Persero). Dengan menaikkan TDL, pengurangan subsidi dapat dilakukan untuk dialokasikan kepada pembangunan pembangkit listrik dan jaringan distribusi listrik nasional.


Menurut prediksi penulis, penolakan terhadap rencana pemerintah menaikkan TDL per Juli 2014 diperkirakan akan datang secara intens dari kalangan dunia usaha maupun masyarakat (rumah tangga), sehingga perlu dilakukan langkah antisipasi agar tidak di eksploitasi menjadi isu politis untuk mengganggu bahkan menggagalkan Pilpres 2014. Oleh karena itu, kesiapan masyarakat Indonesia untuk menghadapi MEA 2015 dengan mengurangi atau mengatasi permasalahan-permasalahan akut di bidang perekonomian seperti defisit neraca perdagangan, defisit neraca pembayaran, lemahnya nilai tukar rupiah, inflasi, infrastruktur yang buruk dan kekurangan pasokan listrik harus dibenahi. Jika tidak, wassalam.
////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////

Pendapat dari Dwi Kartika Sari
Menurut saya kesadaran untuk siap menghadapi MEA 2015 merupakan kewajiban yang utama bagi seluruh golongan bangsa Indonesia. Pasalnya jika tidak dipersiapkan sejak saat ini akan berpotensi menciptakan instabilitas terhadap perekonomian nasional, bahkan secara perlahan-lahan pangsa asing akan bertahap mengambil aset-aset penting ekonomi milik bangsa tercinta ini. Guna menghindari Indonesia dijadikan sebagai pasar oleh negara lain. Pemerintah harus mengamandemen UU tersebut sehingga KPPU dapat menindak tegas pelaku usaha asing yang melakukan praktik monopoli pasar saat MEA berlangsung.

Dari sisi industri makanan dan minuman lokal sendiri dalam menghadapi MEA 2015 nanti kemungkinan akan mengalami kesulitan, karena IKM (industri kecil menengah) perhatiannya masih sangat kurang mulai dari masalah kebersihan kemasan yang higienis. Seharusnya dengan jumlah IKM yang lebih dari 1,2 juta pelaku dengan penyerapan tenaga kerja yang lebih dari 4 juta orang ini bisa lebih giat lagi dalam bekerja, diberi tunjangan yang sesuai dengan undang-undang ketenagakerjaan. Dan yang utama seharusnya Pemerintah sendiri lebih peka dan sadar untuk terus mendukung kepentingan pengusaha serta dapat memberi dukungan dan menciptakan iklim investasi yang kondusif.

Kesiapan Indonesia dalam menghadapi masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) 2015 memliki dua permasalahan yang hingga detik ini belum tuntas dan masih terus bermasalah, yaitu kekurangan pasokan Listrik dan kerusakan Infrastruktur di beberapa daerah. Sehingga hal ini membuat elemen masyarakat melakukan aksi demo dan lain sebagainya untuk merespon segala kerusakan dan kekurangan tersebut. Hendaknya kepemerintahan yang baru ini diharapkan mampu menanggulangi dan memperbaiki serta mampu menepati janji-janjinya untuk kesejahteraan rakyat dan mampu menjadikan Indonesia ini negara yang maju, jauh dari penjajahan asing, dan KKN demi menuju Indonesia jaya. Dan juga MEA 2015 nanti menjadi ajang Pemerintah Indonesia untuk memberikan yang terbaik untuk bangsa dan tidak memihak yang asing.
http://leuserantara.com/artikel-siapkah-kita-menghadapai-masyarakat-ekonomi-asean-mea-2015/
http://dwikartikasari-18211665.blogspot.co.id/2014/10/artikel-tentang-ekonomi-bisnis.html

Senin

Tabunganmu Nambah 3 Jutaan Hanya Dalam Beberapa Bulan, Tips Ini Perlu Kamu Terapkan

 

Biar Tabunganmu Nambah 3 Jutaan Hanya Dalam Beberapa Bulan, 12 Tips Ini Perlu Kamu Terapkan

Sejak kecil kita memang sudah ditanamkan kebiasaan untuk menabung. Namun, sekarang saat kamu sudah berpenghasilan sendiri, menabung justru jadi hal yang sulit sekali. Banyaknya godaan sana sini atau gaya hidup yang cukup tinggi jadi penyebab utamanya. Mau nggak mau, uang gaji bulanmu pun seringnya tandas tak bersisa, bahkan nggak jarang itu terjadi di tengah bulan.

Kalau begini terus, kapan uangmu bisa terkumpul? Bisa-bisa dalam waktu satu tahun uang tabunganmu akan segitu-segitu aja. Biar pundi-pundi tabunganmu bisa terus bertambah, kamu layak menerapkan tips yang Hipwee kasih ini.

1. Membuat anggaran pengeluaran tiap bulannya itu penting. Supaya kamu tahu berapa banyak gajimu yang bisa ditabung dan berapa banyak yang digunakan untuk kebutuhan primer.

Gajimu 2.500.000 perbulan

Kebutuhan bulanan 1.500.000

Sisanya 1.000.000 untuk rekening tabunganmu

Membuat daftar biaya makan, transportasi, pulsa telpon, dan kebutuhan primer lainnya nggak cuma memudahkan kamu mengetahui jalanya pengeluaran uangmu. Tapi, bisa juga menjadi acuan supaya kamu nggak menghambur-hamburkan uang begitu saja. Baru, setelah kebutuhan primermu tercukupi dan uangmu jatah kebutuhan bulanan masih tersisa, kamu bisa mempergunakannya untuk kebutuhan skunder. Buat daftar kebutuhan sesuai dengan apa yang kamu butuhkan. Jangan berlebihan, jangan juga kekurangan.

2. Memisahkan uang tabungan dengan uang kebutuhan di rekening yang berbeda.

Sadar atau nggak, niat menabung kamu bisa saja terganggu jika uang tabungan dengan kebutuhan tersimpan di wadah yang sama. Karena, saat jatah uang kebutuhanmu hampir habis, nominal uang jatah tabungan membuatmu tergiur untuk menggunakannya. Sementara, jika memiliki dua rekening yang berbeda, kamu bisa mensugesti dirimu, jika nominal uang yang kamu punya cuma ada di rekening kebutuhan.

3. Pastikan juga kamu memilih sistem rekening tabungan yang nggak bisa kamu tarik setiap bulannya, atau hanya bisa kamu tarik dalam jangka waktu tertentu.

Selain membedakan rekening tabungan serta kebutuhan. Kamu juga harus memastikan, jika rekening untuk tabungan memiliki sistem tabungan untuk rencana jangka panjang. Semata-mata agar kamu tak bisa mengambil uang itu setiap saat. Jangan lupa juga, khusus untuk rekening tabungan kamu nggak perlu membuat kartu ATMmu. Demi niat menabung yang berjalan sesuai rencana.

4. Karena seringnya pengeluaran dadakan membuat uangmu tak jelas kemana perginya. Menyediakan dana darurat bisa jadi alternatif yang membantu untuk ke depannya.

Setiap bulan, kamu juga nggak pernah tahu jika ada kebutuhan dadakan, seperti misalnya saat kamu atau orangtuamu sakit. Mau nggak mau kamu harus mengeluarkan uang lebih. Namun, kebutuhan dadakan seringnya juga membuat uangmu tak jelas kemana perginya. Karena itu, untuk mensiasatinya kamu perlu menyediakan dana darurat setiap bulannya. Paling tidak saat dana darurat itu tidak terpakai, kamu bisa mengakumulasikannya untuk bulan depan. Dan, saat sewaktu-waktu terjadi sesuatu yang mengharuskanmu mengeluarkan dana cukup besar, kamu pun tenang karena memiliki persedian dari dana darurat itu sendiri. Dijamin juga uang tabunganmu tetap aman, gais.

5. Membuat satu toples untuk satu mimpi besar kamu, dijamin itu jadi motivasi kamu untuk selalu menyisihkan uang. Meski sedikit yang penting nabung.

Kamu punya cita-cita meneruskan S2 dengan biaya sendiri, atau rencana menikah di umur sekian, atau juga keinginan untuk bisa keliling Eropa. Memiliki dream jar alias toples impian hukumnya wajib kamu coba. Pilih toples kaca yang menurutmu cukup besar, lalu tulisakan impianmu di toples tersebut. Dengan begitu, setiap kamu memiliki sisa uang dan kebetulan melihat toples impian, udah pasti kamu akan terus termotivasi untuk menyisihkan sisa uang ke dalam toples. Hitungannya, kamu tetap menabung juga kan, hanya saja caranya terkesan lebih menyenangkan.

6. Pastikan kamu selalu siapkan uang tunai, paling tidak 50 ribu atau 100 ribu, biar nggak pakai kartu. Karena pakai kartu selalu bikin kamu lebih boros dibandingkan uang tunai.

Memiliki dan membawa kartu ATM setiap saat, membuatmu tak bisa menahan godaan menggeseknya ketika uang cashmu tak memadai untuk berbelanja. Nah, kamu perlu mengantisipasi itu dengan menyediakan uang cash minimal 50 atau 100 ribu di dompet, sedangkan kartu ATMmu bisa saja kamu simpan di tempat yang lain selain dompetmu. Ini wajib kamu lakukan, demi menekan hasrat berbelanjamu.

http://mig.me/u/hipwee/post/216018615-1477280406027